Memilih broker forex terbaik

forex broker terbaikBroker atau biasa disebut juga dengan pialang adalah perantara atau pihak yang menjembatani suatu transaksi. Jika kita memilih bisnis forex maka kita perlu untuk menemukan broker forex yang benar-benar aman untuk trading. Jangan hanya tergiur dengan promosi yang diberikan oleh broker, memiliki sikap selektif sangat diperlukan sekali. Berikut ini adalah cara memilih broker forex terpercaya:

  1. Harus terdaftar di badan regulasi seperti CFTC, NFA, ASIC, dan FSA atau FCA UK (salah satu boleh). Tapi Hati-hati dengan yang palsu.
  2. Menyediakan volume lot yang fleksibel mulai dari Micro, Mini hingga Regular (bisa trade dengan 0.01 , 0.1 hingga diatas 1.0 lot). Ada pula broker yang menyediakan Nano Lot.
  3. Memperbolehkan segala macam teknik trading, termasuk scalping, martingale, dll .
  4. Memperbolehkan hedging atau locking.
  5. Tidak memperbolehkan transfer dengan pihak ke 3, karena untuk faktor keamanan dan legalitas money laundry (transfer harus dengan Bank Transfer langsung ditujukan ke perusahaan pialang yang bersangkutan, TIDAK BOLEH dengan media tidak legal, Voucher dan titip transfer dengan perorangan atau beda nama).
  6. Leverage yang disediakan mulai dari 1:100. Idealnya adalah 1:200 atau max 1:400. Jangan lebih seperti 1:1000 karena itu justru akan meledakkan akun trading anda.
  7. Pilihlah jenis broker yang berjenis Non Dealing Desk (ECN, DMA, STP).
  8. Spread di broker harus masuk akal, jangan tergiur dengan Fixed Spread yang rendah seperti Fixed Spread 1, karena biasanya broker seperti itu sering berbuat nakal, karena spread di market yang asli pun sendiri juga tidak mungkin fixed. Jika mencari broker yang Fixed Spread maka sebaiknya spread di broker tersebut adalah rata-rata 2 sampai 5 point.
  9. Jangan memilih broker yang justru memberikan banyak sekali bonus, seperti bonus deposit 20% , 30% , diberi uang deposit $100 dapat bonus $25 atau lebih seperti obralan. Karena justru broker yang seperti itu akan “memakan” anda , dan kerugian anda tidak akan sebanding dengan bonusnya. Bonus tersebut hanyalah suatu trik marketing saja, dan bukan menandakan broker tersebut bagus.
  10. Pilih broker yang menggunakan platform trading Metatrader dan mendukung untuk trading otomatis atau robot.
  11. Pilih broker yang tanpa komisi, kecuali jika broker tersebut benar-benar 100% berjenis ECN ataupun DMA.
  12. Pilih broker yang mempunyai jarak pending order yang dibawah 10 point (kalau jenisnya 5 digit maka dibawah 100 pips).
  13. Harus memilih broker yang memiliki top domain .com (dot com)
  14. Pilih broker yang beralamat kantor pusat BUKAN di negara yang terpencil, dan juga jangan hanya sekedar melihat alamat Agennya ataupun IB nya saja. Tetapi HARUS dilihat alamat kantor pusatnya. Dan awas jebakan kantor yang hanya PO BOX ataupun Virtual Office saja.
  15. Bila perlu, kunjungi kantor pusat broker tersebut. Terutama bagi anda yang ingin menempatkan dana dalam jumlah sangat besar.
  16. Mempunyai nomor telepon Trading Desk (bukan nomor telepon marketing), yang dimana fitur ini berguna untuk trading by phone bila koneksi internet bermasalah atau problem lainnya.
  17. Bank penampung (kustodian) di kantor pusat yang digunakan oleh broker tersebut haruslah bank internasional yang besar dan bereputasi baik, seperti JP Morgan, Barclays, UBS, HSBC, Deutsche Bank, dan sejenisnya. Karena peran bank penampungnya juga sangat penting untuk keselamatan dana nasabah.
  18. Hal-hal lainnya yang juga penting seperti Who Is domainnya, Alexa record, IP, dan lain-lain mengenai broker tersebut.
  19. Lama berdirinya perusahaan broker tersebut. Minimum haruslah yang diatas 5 tahun.
  20. Jangan mudah percaya dengan awards/penghargaan dan sejenisnya yang menunjukkan mereka adalah broker forex terbaik, itu hanya trik marketing saja, dan belum tentu broker tersebut bagus. Kecuali yang memberi rating adalah lembaga yang benar-benas bisa dipercaya seperti Forbes, Fortune, INC, Barons, Deloitte. Diluar lembaga itu sebaiknya JANGAN DIPERCAYA 100%. Karena saat ini banyak sekali broker yang mengklaim dirinya terbaik, tetapi akhirnya berujung scam atau menghilang.
Baca juga:  Investasi forex di Broker, Amankah?

Leave a Reply