Regulasi Internasional Untuk Broker Forex

Halo sobat profit, Kembali lagi di www.seputarbroker.com Semoga sobat profit ada di dalam keadaan yang sehat dan bahagia. website ini cocok bagi sobat profit semua yang ingin mencari pengetahuan dan referensi sebelum terjun ke dalam forex.

Penting bagi trader untuk mengetahui regulasi yang digunakan broker forex international terbaik. Ini memang bukanlah hal yang mudah, oleh karena itu kita akan memberikan beberapa referensi tentang Regulasi Broker Forex di Internsional menurut www.seputarbroker.com yang bisa sobat profit pilih.

NFA dan CFTC Amerika Serikat

Commodity Futures Trading Commission (CFTC) adalah badan independen yang dibuat oleh pemerintah AS di tahun 1974 untuk bisa mengatur pasar futures serta options di Amerika Serikat. Setiap broker forex yang ingin memasarkan layanannya ke warga negara AS harus memiliki ijin dari CFTC terlebih dahulu, karena selain menaati aturan-aturan yang ditentukan oleh CFTC dan juga bisa melakukan audit untuk memberikan laporan secara berkala. Regulasi CFTC dalam mengawasi broker forex terkenal paling tegas di dunia, termasuk diantaranya batas maksimal leverage hanya di angka 1:25, dan juga larangan untuk bisa menggunakan teknik hedging di satu akun

Saat menjalankan tugasnya, CFTC mengotorisasi National Futures Association (NFA) sebagai asosiasi broker yang teregulasi di Amerika Serikat. Sebagai asosiasi, NFA memiliki kewajiban untuk bisa menjaga agar anggotanya tidak melanggar peraturan AS, dan untuk melindungi investor. Dalam prakteknya, NFA seringkali berperan sebagai kepanjangan tangan dari CFTC, walaupun pada dasarnya memiliki sifat sebagai lembaga swadaya. Beberapa broker forex international terbaik juga menggunakan regulasi ini.

Baca juga:  Memilih Broker Forex Resmi Di Indonesia

MiFID Eropa

Markets in Financial Instruments Directive (MiFID) bukanlah sebuah organisasi tertentu, melainkan adalah nama undang-undang di Uni Eropa yang mengatur harmonisasi regulasi untuk mengenai layanan investasi untuk 31 negara anggota dari European Economic Area (28 negara anggota Uni Eropa ditambah Islandia, Norwegia, dan Liechtenstein) mulai November tahun 2007. Berdasarkan MiFID, semua badan regulasi yang mengawas broker forex di kawasan tersebut harus bisa menerapkan standar minimum yang serupa. Selain itu, broker forex yang sudah teregulasi di bawah suatu badan regulasi negara anggotanya, maka otomatis bisa menawarkan layanan keuangannya di negara anggota lainnya.

Beberapa broker forex international terbaik juga teregulasi dari Beberapa badan regulasi yang tercakup di dalam MiFID antara lain: Federal Financial Supervisory Authority (BaFIN Jerman), Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC Siprus), Autorité des marchés financiers (AMF Prancis), Commissione Nazionale per le Società e la Borsa (CONSOB Italia), Financial Market Supervisory Authority (FINMA Swiss), Malta Financial Services Authority (MFSA Malta), dll. Sementara Inggris belum keluar dari Uni Eropa, FCA juga sudah termasuk salah satu badan regulasi yang dinaungi oleh MiFID.

Baca juga:  Mengapa Harus Memilih Broker Forex OJK?

ASIC Australia

Australia Securities and Investments Commission (ASIC) berdiri sejak tahun 1998 merupakan lembaga pemerintah Australia yang memiliki sifat independen dan memiliki tugas untuk bisa mengatur korporasi keuangan. . ASIC memiliki peran penting untuk menegakkan dan mengatur layanan keuangan agar bisa melindungi investor, konsumen, dan kreditur. Ketika Bertugas, ASIC memiliki tanggung jawab pada Depertemen Keuangan Australia. Beberapa broker forex international terbaik yang teregulasi ASIC Australia tergolong sangat bonafid.

Selain itu situs ASIC juga memuat nama semua perusahaan keuangan yang teregulasi dan bisa diakses secara online oleh siapapun. Informasi yang ada pada ASIC Register mengenai setiap perusahaan sangat lengkap, yaitu mencakup kontak, alamat, jenis layanan yang disediakan, Sampai nama direkturnya. Dimana itu akan memudahkan trader saat akan memastikan apakah suatu broker tersebut teregulasi ASIC atau tidak, itu bisa memeriksa tanpa perlu mengontak nomor telepon atau email terlebih dahulu.

FCA Inggris

Financial Conduct Authority (FCA) berdiri sejak tahun 2013 dan bertugas dalam mengawasi pelaku pasar keuangan Inggris yang sebelumnya di di awasi oleh lembaga Financial Services Authority (FSA). FCA adalah lembaga regulator pasar keuangan di Inggris, namun memiliki sifat independen dari pemerintah dan juga didanai oleh himpunan uang iuran dari para anggotanya. Tujuan berdirinya FCA untuk bisa menjamin integritas pasar keuangan Inggris dan memastikan layanan yang terbaik untuk para penggunanya

Baca juga:  Promosi Bonus Broker Forex Tanpa Deposit

Pelaku yang diawasi oleh FCA bukan hanya broker forex, namun ada juga asuransi, bank, penasehat keuangan, dll. Izin atau lisensi yang FCA Inggris berikan dilihat cukup bergengsi dalam pasar forex walaupun memiliki aturan yang tidak terlalu ketat, hal ini karena semua broker yang terdaftar wajib untuk mengasuransikan dana para tradernya. Jadi, apabila broker yang teregulasi FCA Inggris bangkrut, maka trader masih bisa untuk mendapatkan sebagian atau bahkan keseluruhan dana yang pernah mereka depositkan pada broker. Jaminan tersebut sudah pernah terbukti pada kasus bangkrutnya Alpari UK beberapa tahun silam. Beberapa broker forex international terbaik juga menggunakan regulasi ini.

Sobat profit bisa membaca artikel Trading Aman di Broker Regulasi BAPPEBTI, Setelah mengetahuinya semoga kalian menjadi lebih baik dalam bertahan di dalam pasar forex, dan tentunya semoga kalian bisa menghasilkan profit yang sesuai atau melebihi ekpektasi. Sekian untuk artikel hari ini, kita bertemu kembali di artikel selanjutnya.